Portal wisata Solo Raya, budaya jawa, info belanja di kota Solo>

Heboh Rusaknya Bunga Amarilis Gunungkidul, Ini Pelakunya

Hamparan bunga amarilis atau hippeastrum milik warga Dusun Ngasem Ayu, Desa Salam, Kecamathan Pathuk, Gunungkidul, Yogyakarta, Sukadi, membuat gembar. Ribuan bunga oranye yang biasa disebut warga sebagai puspa pathuk itu menghiasi dua hektar lahan di sekitar rumahnya yang terletak di jalan utama Wonosari-Yogyakarta.

Dikutip dari portal online Liputan6.com hamparan bunga amarilis ini sengaja ditanam oleh Sukadi untuk dijual. Ia menghabiskan lebih dari Rp2 juta untuk membeli bibit bunga tersebut. Awalnya ia hanya iseng menanam amarilis yang memang tidak membutuhkan perawatan khusus. Suatu ketika ada wisatawan yang melintas dan membeli bunga yang ditanam di dekat rumahnya tersebut seharga Rp5.000 per tangkai.

Pelaku Pengrusakan Bunga amaryllis di Gunungkidul Jogja6

Bunga di area rumahnya itu tidak membutuhkan perawatan khusus, hanya air dan sedikit pupuk penyubur. Hamparan bunga amarilis ini mekar hanya sekali dalam setahun di awal musim penghujan. Saat musim kemarau keindahan bunga amarilis tidak terlihat karena lebih sering mengatup. Hamparan bunga amarilis ini bahkan disebut-sebut sama indahnya dengan taman bunga keukenhof di Belanda.

Tak ayal, kebun bunga yang terpublikasi lewat media sosial itu langsung menghebohkan masyarakat. Warga sekitar ataupun luar Yogyakarta berbondong-bondong mendatangi taman bunga tersebut sekadar untuk mengambil foto kemudian diunggah di akun media sosial (medsos) mereka. Berbagai postingan tentang bunga amarilis ini pun bermunculan di sejumlah akun medsos seperti Instagram, Facebook, Path dan lainnya. Diambil dari sudut manapun taman bunga oranye ini memang terlihat indah dan menawan.

Namun sayang keindahan taman bunga yang seharusnya bertahan lama ini hanya bisa dinikmati sekitar dua pekan. Banyaknya pengunjung membuat taman bunga milik Sukadi ini rusak. Ratusan pohon mati karena terinjak-injak oleh para pengunjung. Berbagai komentar pun menghiasi lini masa Medsos atas kejadian ini.

Akun instagram @liaulia12 menuliskan kekecewaannya kepada para pengunjung. “Capek atuh yg merawat bunga bunga itu dari awal pertumbuhannya dan ujung-ujungnya cuma dirusak gitu aja diinjak-injak orang banyak. selfie boleh asal jangan merusak taman. Padahal itu hanya hidup setahun sekali,” celotehnya. Bahkan banyak yang mengumpat pengunjung taman amarilis disertai meme ejekan.

Simak Videonya:

Simak juga Foto-fotonya;

Pelaku Pengrusakan Bunga amaryllis di Gunungkidul Jogja

Pelaku Pengrusakan Bunga amaryllis di Gunungkidul Jogja2

Pelaku Pengrusakan Bunga amaryllis di Gunungkidul Jogja3

Pelaku Pengrusakan Bunga amaryllis di Gunungkidul Jogja4

Pelaku Pengrusakan Bunga amaryllis di Gunungkidul Jogja5

Pelaku Pengrusakan Bunga amaryllis di Gunungkidul Jogja7


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*