X
    Categories: Belanja

Jual Beli Mobil Bekas di Bursa Mobil Sriwedari

Sriwedari, selain menjadi pusat kegiatan seni dan budaya juga menjadi pusat niaga berupa jual beli mobil bekas dengan berbagai merek. Setiap hari minggu para pedagang yang  sejak pagi sudah menggelar dagangannya, akan setia melayani para pembeli yang datang.

Kesibukan aktivitas jual beli mobil bekas di Bursa Mobil Sriwedari ini mulai ada sejak tahun 2005, pada mulanya dagangan digelar di sekitar Stadion R Maladi sampai meluber hingga Jalan Slamet Riyadi tepatnya sampai persimpangan Ngapeman (depan Novotel), hal ini sering kali dianggap mengganggu lalu lintas sekitar.

Melubernya aktivitas jual beli mobil tersebut kemudian pihak Pemerintah Kota Surakarta merapikannya dengan memasukkan ke area Taman Sriwedari dan ke dalam kompleks Stadion. Pemkot Solo menunjuk beberapa orang untuk menjadi pengelola yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pedagang dan Perantara Otomotif Surakarta (HPPOS)

Hingga saat ini kegiatan jual beli mobil di Sriwedari pada perkembangannya tidak hanya dari dalam kota saja, tapi juga dari luar kota seperti dari Semarang, Cilacap, Purwokerto bahkan dari Jakarta. Hal ini tampak dari berbagai macam plat nomor kendaraan yang terpajang diantara mobil-mobil yang berjajar. Akibatnya, setiap kali acara Bursa Mobil Sriwedari digelar, tempat parkir selalu padat.

Tak hanya mobil untuk keluarga saja yang dijual, dalam Bursa Mobil Sriwedari mobil niaga justru menjadi pencarian favorit para pengunjung. Mobil-mobil niaga dengan kisaran harga dibawah 50 juta lebih banyak diminati meski pasokan barang termasuk jarang. Sejumlah varian mobil niaga yang sempat menjadi primadona di Bursa Mobil Sriwedari ini misalnya Isuzu Panther, Toyota Kijang dan Suzuki Carry Pick Up.

Informasi terbaru seperti yang dilansir dari timlo.net, Himpunan Pedagang dan Perantara Otomotif Solo (HPPOS) bekerjasama dengan Detasemen Peralatan (Denpal) B 04-12-04 siap membuka bursa mobil bekas di Jalan Sugiyopranoto. Pembukaan lokasi baru untuk jual-beli mobil bekas rencananya dilakukan pada 1 Maret 2015.

Wakil Ketua HPPOS, Tri Wahyudi, mengatakan alasan pihaknya berencana membuka area baru penjualan mobil bekas di Jalan Sugiyopranoto karena banyak pedagang mengeluhkan saat berjualan di Sriwedari. Menurut Tri Wahyudi, lokasi di Jalan Sugiyopranoto cukup memadai. Dengan luas kurang lebih 2000 meter, lokasi itu bisa menampung sedikitnya 300 hingga 400 unit mobil.