Portal wisata Solo Raya, budaya jawa, info belanja di kota Solo>

Rebab, Instrumen Musik Gesek dalam Karawitan



rebab-alat-musik-tumb

Rebab menjadi salah satu musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek seperti Biola. Meski dimainkan seperti Biola, Rebab memiliki bentuk yang berbeda, juga cara memainkannya.

Fungsi rebab dalam karawitan secara umum adalah untuk menghias gending. Rebab dapat memainkan dan menyelaraskan cangkok nada dengan mengintepretasikan irama gamelan, Sinden maupun Wiraswara.

Bahan dasar untuk membuat Rebab sering kali menggunakan kayu maupun gading gajah yang dipadukan dengan kulit, kain beludru, senar perunggu, dan bulu ekor kuda.

Alat musik Rebab secara fisik dapat dikelompokkan menjadi empat bagian yakni ; Watangan, Bathokan, Sikilan dan Senggreng (Kosok).

Watangan merupakan batangan kayu maupun gading gajah yang digunakan untuk membentangkan senar perunggu sekaligus untuk pegangan tangan saat memainkan rebab. Beberapa bagian yang terdapat dalam watangan ini diantaranya; Menur untuk hiasan paling atas, Bahu untuk mengikat senar bagian atas sekaligus untuk menyetem rebab, dan Popor yang berfungsi sebagai penyambung watangan dan bathokan.

Bathokan berfungsi untuk resonansi suara senar perunggu yang digesek dengan bulu ekor kuda. Bathokan sendiri berasal dari kata Bathok yang berarti tempurung kelapa, hal ini mengacu dari bentuk bathokan pada rebab yang berbentuk seperti tempurung. Untuk menghasilkan suara yang bagus pada rebab, sisi depan bathokan biasanya ditutup dengan kulit, bagian ini sering disebut Babad. Agar bathokan terlihat lebih cantik, biasanya bagian belakang diberi kain beludru yang dijahit dengan benang berwarna emas.

Sikilan adalah kaki rebab yang digunakan untuk menyangga bathokan dan watangan. Dalam sikilan ini terdapat beberapa bagian lainnya yaitu popor yang berfungsi sebagai penyambung sikilan dan bathokan, Cakil berfungsi untuk pengait senar bawah, dan Palemahan yang berfungsi untuk tempat dudukan rebab yang langsung menyentuh dengan lantai/tanah.

Senggreng atau yang juga sering disebut sebagai Kosok merupakan bagian lain dari rebab yang digunakan untuk menggesek. Beberapa bagian yang ada dalam senggreng diantaranya ; Bobat terbuat dari bulu ekor kuda yang bersentuhan secara langsung ketika menggesek senar perunggu, Benda berfungsi sebagai pegangan sekaligus pengait bawah Bobat, Sirah Bajul berfungsi sebagai pengait bobat bagian atas, dan Rangkung berfungsi sebagai busur penghubung Benda dan Sirah Bajul.


Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*