Categories: Belanja

Mengintip Klasiknya Bengkel Vespa di Solo

Tak hanya sekedar sebagai hobi, kecintaan Saiman pada Vespa ternyata juga mampu membuatnya menghasilkan uang dan menghidupi keluarganya. Selain sebagai kolektor Vespa dengan jumlah puluhan, demi hobinya tersebut pria kelahiran 2 Januari 1945 itu juga mendirikan bengkel khusus untuk Vespa.

Bengkel Vespa pak Saiman (foto: Novandi-terasolo.com)

Bengkel Vespa Saiman resmi berdiri sejak tahun 1971 dan berlokasi di Jl Kolonel Sutarto 178 Jebres, Solo. Sebelumnya, ia bekerja sebagai karyawan di beberapa bengkel motor di daerah Solo. “Jauh sebelum didirikannya bengkel ini, bahkan sebelum masyarakat banyak yang menggunakan Vespa, saya telah bekerja di beberapa bengkel Vespa di Solo,” kenang Saiman saat ditemui Tim terasolo.com, Kamis (21/3/2013). Kurang lebih selama 4 tahun ia bekerja di tempat orang, barulah Saiman memberanikan diri mendirikan bengkel Vespa sendiri.

Saiman mengaku, kemampuan dan keterampilannya memperbaiki Vespa didapatnya bukan dari sekolah resmi melainkan dari pengalamannya menjadi  montir bengkel Vespa di Solo tersebut. “Hingga saat pertengahan kelas dua STN (Sekolah Teknik Negeri.red) di Solo, saya memilih keluar dan memutuskan untuk bekerja mencari pengalaman,” ujar Saiman.

Profesi sebagai pemilik Vespa sekaligus montir yang dijalani Saiman selama lebih dari 45 tahun ini, bahkan telah mengantarkannya mampu menyekolahkan lima anaknya hingga perguruan tinggi. “Beberapa juga ada yang sampai S2,” ujarnya sambil tersenyum.

“Bagi saya Vespa itu bukan sekedar hobi, namun juga bisa memberikan nafkah bagi keluarga”, tutur Saiman sambil memperlihatkan Vespa koleksinya. Saai ini vespa yang dimilikinya berjumlah lebih dari 50 buah, seperti Vespa jenis Sprinter, Excel, Exclusive, Px, dan lainnya. Saiman juga pernah berkesempatan menjual Vespanya kepada warga Australia dan juga ke luar pulau Jawa.

kesolocom

Share
Published by
kesolocom
Tags: bengkel vespa solovespa solo

Recent Posts

  • Wisata

Peran Keris dalam Sejarah

KERIS sebenarnya merupakan salah satu senjata adat   suku–suku bangsa  di  Nusantara. Sebagai senjata penusuksangat dimuliakan, dihormati dan dianggap keramat –memiliki…

1 tahun ago
  • Wisata

Keris Surakarta, dari Mitos menjadi Karya Seni

SEBAGAI pusat budaya Jawa, Solo (Surakarta) sangat kaya dengan simbol-simbol kebudayaan. Salah satunya adalah keris. Dalam masyarakat Solo, keberadaan keris…

1 tahun ago
  • Event

Wayang Kolosal Nusantara Siap Digelar Di Boyolali

Wayang Kolosal Nusantara dengan lakon Payung Agung Songsong Tunggul Naga akan digelar di acara Festival Budaya Merti Desa 2017 di…

1 tahun ago
  • Berita

Nenek 95 Tahun Mendapat Nominasi Aktris Terbaik di Festival Film Tingkat ASEAN

ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) 2017 telah mengumumkan daftar nominasinya semalam (4/5/17) di Kuching, Sarawak, Malaysia. Dalam festival film…

2 tahun ago
  • Wisata

Irawati Kusumorasri, Pelestari Seni Tari di Kota Solo

Irawati Kusumorasri terlahir dari keluarga Keraton Mangkunegaran, Solo, tepatnya pada tanggal 12 Desember 1963 lalu. Aktivis budaya ini lahir dari keluarga…

2 tahun ago
  • Berita

Film Ziarah, Film Terbaik di Salamindanaw Asian Film Festival 2016

Kita patut berbangga karena semakin banyak saja film Indonesia yang berjaya di panggung Internasional.  Yang terbaru, kabar gembira datang dari…

2 tahun ago